• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Trump Pungut Tarif Tinggi, Ekonomi Indonesia Terguncang?

img

Beritajitu.net Assalamualaikum semoga hari ini menyenangkan. Detik Ini aku ingin membagikan informasi penting tentang Economy, News, Indonesia, Dunia. Laporan Artikel Seputar Economy, News, Indonesia, Dunia Trump Pungut Tarif Tinggi Ekonomi Indonesia Terguncang Jangan lewatkan bagian apapun keep reading sampai habis.

Pada tanggal 3 April 2025, Ekonom Bhima Yudhistira dari CELIOS memperingatkan bahwa kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Menurut Bhima, industri otomotif dan elektronik menjadi sektor yang paling rentan terhadap dampak tarif resiprokal sebesar 32%. Selama periode 2019-2023, ekspor otomotif Indonesia ke AS mencatat pertumbuhan rata-rata 11% per tahun, dengan total nilai ekspor pada tahun 2023 mencapai USD 280,4 juta atau setara dengan Rp4,64 triliun.

Bhima menjelaskan bahwa penurunan pertumbuhan ekonomi AS sebesar 1% dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,08%. Dengan tarif resiprokal 32%, sektor otomotif dan elektronik Indonesia berada dalam posisi yang sangat berisiko.

Kebijakan ini juga diperkirakan akan berdampak pada AS sendiri, termasuk penurunan penjualan kendaraan. Kenaikan harga kendaraan akibat tarif yang lebih tinggi dapat menurunkan permintaan mobil di AS dan meningkatkan kemungkinan resesi ekonomi.

Meskipun ekspor Indonesia ke AS hanya menyumbang sekitar 10,5% dari total ekspor non-migas, dampak lanjutan terhadap ekspor ke negara lain dapat memicu resesi ekonomi di Indonesia pada kuartal IV-2025.

Trump mengklaim bahwa tarif akan mendorong pertumbuhan ekonomi AS dan mengurangi ketergantungan pada pajak penghasilan. Namun, sebagian besar ekonom berpendapat bahwa tarif dibayar oleh negara pengimpor dan dapat menyebabkan harga yang lebih tinggi bagi konsumen.

Tarif universal 10% akan mulai berlaku pada 5 April, sementara tarif khusus akan berlaku pada 9 April. Beberapa negara mungkin menghadapi tarif yang lebih tinggi jika dianggap memiliki hambatan non-moneter dan moneter dalam perdagangan dengan AS.

Menurut Cato Institute Trade Specialist Scott Lincicome, tarif AS akan mendekati level yang belum pernah terlihat sejak Undang-Undang Tarif Smoot-Hawley tahun 1930, yang memicu perang dagang global dan memperdalam depresi besar.

Kebijakan ini berisiko mengasingkan AS dari sekutu utama dan mitra dagang. Trump menyatakan bahwa kebijakan ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi dan akan membawa pekerjaan dan pabrik kembali ke AS.

Tabel Dampak Tarif Resiprokal AS terhadap Indonesia

Sektor Dampak
Otomotif dan Elektronik Penurunan ekspor, risiko kebangkrutan
Ekonomi Indonesia Potensi resesi pada kuartal IV-2025
Konsumen AS Kenaikan harga barang impor

Kesimpulan: Kebijakan tarif resiprokal AS berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, terutama pada sektor otomotif dan elektronik. Pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mengurangi dampak negatif ini.

Begitulah trump pungut tarif tinggi ekonomi indonesia terguncang yang telah saya bahas secara lengkap dalam economy, news, indonesia, dunia Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua tetap konsisten dan utamakan kesehatan keluarga. Jika kamu setuju jangan lewatkan artikel lain yang bermanfaat di bawah ini.

© Copyright 2024 - Berita Jitu Update Berita Terbaru dan Terkini
Added Successfully

Type above and press Enter to search.